Syabab.Com - Entah harus sampai berapa banyak lagi korban kaum Muslim tak bersalah yang dibunuh oleh pasukan NATO pimpinan negara penjajah Amerka Serikat di Afghanistan? Serangan NATO di wilayah timur Provinsi Logar, Afghanistan telah menewaskan 18 orang, termasuk wanita dan anak-anak.
Para pejabat Afghanistan mengatakan serangan pada subuh itu menyasar wilayah di mana dilangsungkan acara pernikahan, mengutip dari dailynews, 08/06/2012.
Seorang fotografer AP yang berada di lokasi melaporkan telah melihat tubuh lima wanita, tujuh anak-anak dan enam pria yang ditumpuk di belakang sebuah mobil van.
NATO mengatakan mereka tidak menerima laporan terbunuhnya penduduk sipil yang terbunuh dalam serangan itu yang menyasar seorang pemimpin Taliban.
ISAF mengeluarkan pernyataan yang mengkonfirmasi bahwa operasi itu mentargetkan seorang pemimpin Taliban di Logar.
Amerika Serikat yang memimpin perang di Afghanistan dan memporakporandakan negeri Muslim tersebut seolah tak bersalah saat mereka membunuhi kaum Muslim serta meneror warga setiap saat.
Sementara di negeri-negeri Muslim lainnya, Amerika menanamkan demokrasi dan liberalisme untuk mencengkram penjajahannya melalui ekonomi dan budaya. Akhirnya, kaum Muslim yang semestinya bagaikan satu tubuh tercerai berai dan membiarkan saudara mereka dibunuhi.
Sampai kapan? Hingga umat ini tersadar dan kembali kepada tatanan syariah di bawah naungan Khilafah yang akan menjadi satu-satu negara kuat bagi kaum Muslim. Institusi inilah yang akan membebaskan negeri-negeri Muslim dari cengkraman penjajah Barat. Insya Allah, semakin dekat. [m/dailynews/syabab.com]








![Dalam MK Sulut, Ketua Badan Inspektorat Kab Gorontalo Nyatakan Dukung Khilafah [foto] Dalam MK Sulut, Ketua Badan Inspektorat Kab Gorontalo Nyatakan Dukung Khilafah [foto]](http://www.syabab.com/images/resized/images/resized/images/stories/mk-manado/mk-manado-3_430_250_185_120.jpg)










