Mon05202013

Last update11:07:23 AM GMT

Mohamed Morsi Akan Mengunjungi Amerika Serikat Saat AS Menjanjikan ‘Kemitraan Baru’

Syabab.Com - Presiden baru kelompok Islam Mesir akan mengunjungi AS selama sidang umum PBB untuk memenuhi undangan dari Presiden Barack Obama. Matt Williams dalam Harian Guardian melaporkan bahwa Presiden Barack Obama telah mengundang presiden Mesir yang baru terpilih, Mohamed Morsi, ke Amerika, dimana hal ini terungkap pada hari Minggu saat Washington menjanjikan “kemitraan baru” dengan negara Arab itu.

Guardian juga menulis bahwa kunjungan resmi itu akan berlangsung bertepatan dengan sidang umum PBB, menurut ajudan Presiden Mesir Yasser Ali mengatakan setelah pertemuan antara Morsi dan deputi menteri luar negeri, William Burns.

Langkah-langkah ini mencerminkan upaya oleh Gedung Putih untuk menjalin kerjasama baru antara Washington dan kelompok Islam yang berkuasa di negara itu setelah pemilihan umum terakhir.

Tahun lalu, pemerintahan Obama menggeser kebijakan dengan membuka kontak resmi dengan Ikhwanul Muslimin, kelompok di balik kemenangan Morsi itu.

Sebagai sekutu presiden terguling Presiden Hosni Mubarak, sebelumnya telah waspada atas kemenangan organisasi Islam. Morsi secara resmi mengundurkan diri dari kelompok Islam itu ketika dia memenangkan kursi kepresidenan.

Burns, yang menjadi pejabat resmi tertinggi untuk bertemu Morsi sejak dia pengambilan sumpah pada 30 Juni, dengan tidak menyebutkan undangan pada konferensi pers sebelumnya.

Tapi Yasser Ali mengatakan setelah pembicaraan itu: “Presiden Obama menyampaikan undangan kepada Presiden Morsi untuk berkunjung ke Amerika Serikat ketika ia menghadiri Sidang Majelis Umum PBB pada bulan September.

Selama pertemuannya, Burns menyampaikan sebuah surat dari Obama kepada pemimpin yang baru terpilih itu.

Presiden Morsi kemudian mengatakan bahwa rakyat Mesir bisa mengandalkan dukungan AS ketika mereka mencoba untuk mewujudkan aspirasi mereka.

Washington, kata dia, sedang mencoba melihat parlemen yang dipilih secara demokratis di Mesir, sebuah konstitusi yang melindungi “hak universal” dan pemerintahan inklusif.

Menlu Hillary Clinton juga dijadwalkan mengunjungi Mesir akhir bulan ini. [m/guardian/htipress/syabab.com]

 

Komentar (0)add comment

Tulis komentar
persempit | perluas
 

busy
Advertisement
Advertisement

Anak Muda

News image

Aku dan Islam

Syabab.Com - “Jika kamu masih mempunyai banyak pertanyaan, maka kamu belum dikatakan beriman, Iman adalah percaya apa...

Lebih lanjut
BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS