Syabab.Com - Setiap kali bertemu hari Jumat, menjadi hari yang menakutkan bagi rezim Suriah, karena di hari itulah kaum Muslim Suriah bergerak dan berdiri untuk melawan rezim keji Assad. Di masa-masa sekaratnya itu, rezim Assad terus menerus menumpahkan darah kaum Muslim yang telah bertahan untuk melawan sistem dan rezim despotik tersebut.
Rezim keji despotik Suriah kembali melakukan pembantaian atas kaum Muslim di negeri Syam, tepatnya di pedesaan At-Tirimish, Hama, Suriah.
Lebih dari 200 Syahid, dalam pembantaian terbaru di tengah-tengah keheningan dunia Arab dan dunia internasional, tegas Revolusi Pemuda Pembebasan Suriah melaporkan dalam halaman jejaring sosialnya, Kamis, 12/07/2012.
"Desa ini sejak pagi berada dalam kepungan mengerikan dan pemboman oleh tank-tank baja yang menyerang desa. Berita dikonfirmasi sekarang pembantaian dahsyat itu telah memakan korban 250 syahid," seperti dilaporkan oleh Revolusi Pemuda Syria, Jumat pagi.
Pembantaian baru di kota Tirimsih ini belum pernah terjadi sebelumnya, sekitar 150 syuhada berada di Masjid Tirimsih dan lebih banyak lagi di rumah-rumah dan ladang pertanian, termasuk juga di sungai. Orang-orang yang masih mencari jenazah para syuhada menyebutkan mereka yang dibunuh itu sebagian besar anak-anak dan perempuan yang dibunuh dengan pisau. Mereka juga menemukan jenazah para syuhada yang terbakar.
Warga setempat menyebutkan bahwa desa tersebut diserang dengan helikopter bersenjata dan tank-tank. Milisi Shabiha rezim Assad kemudian memasuki desa dan melakukan pembantaian kata mereka.
Dilaporkan sepanjang Kamis (12/07/2012) setidaknya 189 orang syahid dalam pembunuhan di Suriah, termasuk 22 orang di Homs (Hims).
Komisi Kepemimpinan Revolusi Hama kepada media mengatakan kebanyakan yang tewas di Tremseh adalah warga sipil.
Sejumlah laporan menyebutkan pasukan pemerintah mencoba untuk mengambil alih kekuasaan di desa tersebut dari tangan pendukung revolusi. Laporan lain juga menyebutkan pasukan Suriah menyerang kawasan pinggir kota Damaskus.
Para aktivis mengatakan pasukan pemerintah mengepung desa itu pada Kamis pagi dan membombardir desa selama beberapa jam, menewaskan banyak orang.
Milisi pro-pemerintah dari desa-desa Alawit terdekat merangsek, membunuh banyak warga desa dan membakar rumah-rumah. Siapa saja yang melarikan diri melintas ladang juga ditembak mati, para aktivis mengatakan.
Salah seorang aktivis bernama Ahmad mengatakan, "Sejauh ini, kami memiliki rekaman 20 korban dengan namanya dan 60 jenazah di sebuah masjid. Ada juga tubuh mayat di ladang, di sungai dan di rumah-rumah. Orang-orang mencoba melarikan diri dari penembakan yang dimulai dan seluruh anggota keluarga yang dibunuh mencoba melarikan diri".
Rekaman video kekejaman terbaru rezim Suriah atas kaum Muslim di Hama, Suriah tersebut mulai tersebar ke seluruh penjuru dunia, menunjukkan kekejian rezim Assad.
Menyusul pembantaian terbaru di Hama tersebut, solidaritas kaum Muslim di Damaskus keluar menuju tempat-tempat perkumpulan massa mengutuk keras pembantaian Hama dan Tremeseh serta mendesak keras untuk menjatuhkan rezim sistem keji Assad.
Hari ini, untuk Jumat ke sekian kalinya, rakyat Suriah kembali bergerak dan keluar dari rumah-rumah Allah untuk berdiri melawan rezim despotik Assad dan dunia internasional yang telah bersekongkol dengan Assad. Mereka sambil mendoakan para syuhada, tetap tegar melawan rezim despotik. Mereka dengan penuh keyakinan menyambut kemenangan yang kian dekat dalam aksi "Jumat Jatuhkan Annan Pelayan Assad dan Amerika".
Demikianlah, kaum Muslim di bumi Syam terus mengalami penderitaan di tengah-tengah diamnya dunia Arab, serta dunia Muslim. Para tentara di negeri-negeri Arab dan di negeri-negeri Muslim masih juga belum menggerakan diri untuk membebaskan dan membela kaum Muslim Suriah dari pembantaian rezim kejam Assad. Sampai Kapan?
Di tengah-tengah derita itu, kaum Muslim di bumi Syam dengan segala keikhlasannya tetap berpegang teguh terhadap tali Allah Swt. seperti tampak dalam seruan-seruan mereka "Labaik labaik labaik ya Allah".
Sampai kapan kaum Muslim diam membisu? Sudah saatnya kaum Muslim di seluruh penjuru dunia bersatu padu untuk mengembalikan Khilafah sebagaimana yang diinginkan rakyat Suriah. Institusi inilah yang akan membebaskan kaum Muslim di seluruh penjuru dunia dari cengkraman penjajah. Insya Allah, kedatangannya semakin dekat saja. Allahu Akbar! [m/f/tahrir.syria2011/syabab.com]
Rasulullah Saw. telah bersabda:
"Saat ini akan tiba masa berperang, akan senantiasa ada segolongan dari umatku yang menampakkan (kebenaran) di hadapan manusia, Allah mengangkat hati-hati suatu kaum, mereka akan memeranginya dan Allah Azza wa Jalla menganugerahkan kepada mereka (kemenangan), dan mereka tetap dalam keadaan demikian, ketahuilah bahwa pusat negeri kaum mukminin itu berada di Syam, dan ikatan tali itu tertambat di punuk kebaikan hingga datangnya hari kiamat." (HR Ahmad : IV/104; an-Nasa`i : VI/214-215; Ibnu Hibban : 1617-Mawarid; al-Bazzar dalam Kasyful Astaar : 1419; dari jalan al-Walid bin Abdurrahman al-Jarsyi dari Jabir bin Nufair.)
Lihat Video (Laporan Saksi Mata):
Lihat Video (Sebagian Syuhada Tirimsih):

ditulis oleh benfa_torang , 14 July 2012
Panas hati ini liat keadaan Muslimin di Injak-injak di Tanah Syam oleh Kuffar Syi'ah & salibis Amerika !
ditulis oleh org yang sedang mencari kebenaran... , 14 July 2012
kedua belah pihak menyatakan klo mati,..matinya syahid....emang segampang itu dibilang syahid,...ya, Alloh tunjukan siapa yang benar diantara mereka(kaum)...muslim yang sedang bertikai itu...sesungguhnya Engkau yang maha kuasa atas segala-Nya.



















