Syabab.Com - Bukannya mengerahkan para tentara di negeri-negeri Musim untuk membebaskan Gaza, para pemimpin politik berupaya menyimpulkan kesepakatan gencatan senjata di Kairo, sementara itu petugas medis mengatakan empat warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza pada Selasa malam, membawa korban untuk hari itu saja hingga 27 orang.
Serangan udara teroris Israel terus menghantam target di Kota Gaza sepanjang malam dan dini hari Rabu.
Dua bersaudara, Abdel Abu Mour, 24, Khalid Abu Mour, 19, syahid dalam serangan udara teroris Israel di al-Juneina distrik Rafah.
Sebuah serangan udara sebelumnya menewaskan dua bersaudara di Deir al-Balah, kata petugas medis. Mereka diidentifikasi sebagai Salim Ayish Abu Sitta dan saudaranya Muhammad.
Sementara itu, saksi melaporkan penembakan artileri berat di Jalur Gaza utara. Kekerasan terus berlanjut di tengah para pejabat Hamas mengatakan gencatan senjata telah dicapai dan akan mulai berlaku dalam beberapa jam.
Tiga wartawan Palestina juga ikut tewas ketika teroris Israel membom mobil mereka di Gaza City, dan Deir al-Balar, dan lelaki lainnya tewas di Deirl al-Balah. Mereka yang tewas itu termasuk dua kameramen Al-Aqsa TV.
Sejak serangan teroris Israel mulai tanggal 14 bulan ini korban yang tewas telah mencapai 132 orang. Lebih dari seribu orang luka-luka selama periode gempuran Israel atas kota Gaza tersebut.
Sekalipun sudah 100 orang syahid dalam serangan brutal tentara teroris Israel terhadap kaum Muslim Gaza, seperti biasa, para penguasa negeri-negeri Muslim alih-alih bersegera mengirimkan pasukan untuk menyelamatkan Gaza, malah diam membisu. Sebagian yang lainnya malah duduk untuk berdiplomasi. Padahal, yang dibutuhkan Gaza mobilisasi pasukan di negeri-negeri Muslim.
Para penguasa di Timur Tengah benar-benar membisu. Para tentara di Arab Saudi atau di Mesir tidak juga dikerahkan untuk membaskan Gaza. Padahal mereka memiliki jumlah tentara besar dan perlengkapan militer yang canggih.
Maka siapa pun yang masih memiliki akal pikiran jernih, akan menyadari bahwa umat ini benar-benar membutuhkan Khilafah, negara yang akan menyatukan kaum Muslim dan mengembalikan kewibawaan umat. Insya Allah, janin Khilafah tersebut akan segera lahir. Allahu Akbar. [m/mna/syabab.com]

ditulis oleh Suci amalia , 23 November 2012
Allahu akbar......
allah pasti melihat perilaku manusia dan tak akan membiarkan hal ini terjadi sia - sia.



















