Wed05222013

Last update11:07:23 AM GMT

Artikel

Asing Tetap Jadi Kiblat, Negara Makin Sesat

Syabab.Com - Meski banyak menuai kecaman dari berbagai kalangan, Badan Kehormatan DPR tetap melakukan studi banding ke Yunani sejak 23 Oktober lalu guna mempelajari etika. Padahal Yunani sendiri adalah negara yang paling korup di Eropa. Korupsilah di antaranya yang menjadi faktor utama Yunani mengalami krisis ekonomi belum lama ini (Republika, 25/10/10).

Pemuda Harapan, Sebuah Refleksi Sumpah Pemuda 1928

Syabab.Com - Pemuda dikenal dengan agent of change, dalam realitasnya mereka memang mempunyai daya gedor yang luar biasa dalam melakukan perubahan. Tengok saja, bagaimana begitu gagahnya nabi Ibrahim.as muda yang begitu lugas menentang kebatilan yang ada di sekelilingnya. Sebagaimana diceritakan dalam Al-Qur’an: “Mereka berkata: ‘Siapakah yang melakukan (perbuatan) ini terhadap tuhan-tuhan kami? sungguh dia termasuk orang yang zalim, Mereka (yang lain) berkata: ‘Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela (berhala-berhala) ini, namanya Ibrahim.” (QS.Al-Anbiya, 21:59-60).

Bencana Alam: Akibat Maksiat dan Sistem yang Batil

Syabab.Com - Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Tanah Air akhir-akhir ini. Yang paling memprihatinkan adalah banjir bandang yang terjadi di Kota Wasior, Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat. ‘Banjir Wasior’ benar-benar menyisakan duka dan derita yang mendalam. Betapa tidak. Dari data terakhir Kemenkokesra, tercatat sebanyak 145 orang meninggal, 185 luka berat, 535 luka ringan dan 103 orang masih dicari. Adapun sebaran pengungsi berjumlah 1.859 orang di Manokwari dan 135 orang di Kabupaten Nabire (Republika.com, 11/10/10).

Negara Islam: Agenda Teroris?

Syabab.Com - Dalam jumpa pers di Markas Besar Polri, Jakarta, Jumat (24/9) Kapolri Jenderal (Pol.) Bambang Hendarso Danuri menyatakan, “Aksi teroris yang dilakukan sejak tahun 2000 hingga kasus terakhir penembakan tiga polisi di Mapolsek Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumut, tahun 2010 memiliki target mengambil-alih kekuasaan negara untuk menegakkan Negara Islam (Daulah Islam), (Kompas, 25/9).

Kemitraan Komprehensif Indonesia - AS, Penjajahan Total Gaya Baru AS

Syabab.Com - Lambat laun akhirnya hubungan bilateral AS-Indonesia mulai mengkristal. Menteri Luar Negeri AS Hillary Rodham Clinton dan Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa bertemu di Washington pada tanggal 17 September 2010, dalam perhelatan penting kali pertama Komisi Bersama AS-Indonesia. Sebuah kristalisasi dari pertemuan-pertemuan sebelumnya yang dilakukan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Barrack Obama (AS), begitu juga pertemuan yang dilakukan pejabat terkait dari masing-masing pihak pada lawatan-lawatan sebelumnya.

Ismail Yusanto: Warga Non Muslim Sudah Menikmati Kebebasan yang Luar Biasa

Syabab.Com - Di Bekasi, kelompok keagamaan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) seringkali melanggar Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri nomor 8 dan 9 tahun 2006. Bukannya mentaati peraturan untuk mencegah terjadinya konflik antar umat berbeda agama tersebut, tokoh HKBP dan para pendukungnya malah berulangkali melanggar bahkan mewacanakan pencabutan SKB 2 Menteri yang mensyaratkan pendirian tempat ibadah harus disertai dengan persetujuan 90 orang yang akan beribadah dan 60 warga sekitar, dengan memanipulasi data persetujuan sehingga menimbulkan keresahan sehingga berbuah konflik.

“Pembakaran Al Qur’an”: Rencana Keji Kaum Salibis

Syabab.Com - Untuk ke sekian kalinya umat Islam diuji iman dan kesabarannya. Betapa tidak. Di bulan Ramadhan yang berkah ini umat dihadapkan pada propaganda busuk sekelompok kaum Kristiani (Salibis) di AS. Terry Jones, pendeta (pastor) senior Gereja Dove World Outreach Center di Gainesville, Florida, Amerika Serikat, menyerukan ke seluruh gereja dunia dan warga Amerika untuk terlibat memperingati Tragedi 11 September 2001 (Penghancuran Gedung Kembar WTC) dengan menjadikannya sebagai “International Burn a Koran Day” (Hari Membakar Alquran Internasional). Hari tersebut kemungkinan bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1431 H.

Harits Abu Ulya: Rencana Pembubaran Ormas Islam, Sikap Hipokrit Pemerintah

Syabab.Com - Pemerintah kembali mengangkat wacana pembubaran ormas, salah satunya adalah ormas Islam yang selalu vokal dan aktif memberantas kemaksiatan, FPI, dengan alasan sering melakukan tindak kekerasan. Padahal parpol peserta pemilu maupun pemilukada jauh lebih banyak yang melakukan tindak kekerasan apalagi ketika calon yang diusungnya kalah. Kalau begitu, lantas apa motif di balik rencana pembubaran ini? Temukan jawabannya dalam wawancara wartawan mediaumat.com dengan Ketua Lajnah Siyasiyah DPP HTI Harits Abu Ulya berikut ini.

Seruan Toleransi dan Pluralisme yang Menyesatkan!

Syabab.Com - Kalaulah menjalankan syariah Islam yang kaffah (menyeluruh) dianggap hak umat Islam Indonesia yang mayoritas , justru pemerintah yang didukung oleh elit minoritas liberal-sekuler telah menghambat hak utama umat Islam ini.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menekankan perlunya toleransi keagamaan sementara meningkatnya seruan kepadanya agar mengambil tindakan tegas terhadap golongan Islam radikal, yang terus menyerang golongan minoritas.

Advertisement
Advertisement

Anak Muda

News image

Aku dan Islam

Syabab.Com - “Jika kamu masih mempunyai banyak pertanyaan, maka kamu belum dikatakan beriman, Iman adalah percaya apa...

Lebih lanjut