Sun05262013

Last update08:24:30 AM GMT

Analisis

Keputusasaan Media Liberal di Indonesia Menghadapi Kebangkitan Islam dan Khilafah

Syabab.Com - Pada tanggal 8 Mei lalu, Fitri Bintang Timur melalui opininya yang dimuat di Jakarta Post berjudul “Do RI women want sharia, too?” jelas bersikap skeptik terhadap hasil survey PEW forum yang menunjukkan 72% umat Islam di Indonesia menginginkan Syariah Islam sebagai hukum resmi di negeri mereka, ia berusaha mengingkari hasil survey PEW tersebut dengan menggaribawahi segelintir data minor yang menguntungkan opini liberal dari bab Women in the Society hasil survey ini.

Pencabulan Marak Bencana Akibat Sekulerisme dan Liberalisme

Syabab.Com - Kasus pencabulan telah jadi masalah serius di negeri ini. Kasusnya sudah hampir harian.  Di Sleman seorang siswi SMK diperkosa bergiliran oleh sekelompok pemuda yang sebagian adalah kawan korban, lalu dibunuh. Di Bengkulu, seorang ibu rumah tangga melampiaskan nafsu syahwatnya dengan memaksa segelintir remaja yang notabene tetangganya.

Wujudkan Rasa Keadilan Brantas Premanisme

Syabab.Com - Hasil investigasi Tim Investigasi dari TNI AD TNI Angkatan Darat mengungkap bahwa sembilan orang anggota Kopasus Grup 2 Kandang Menjangan Kartasura terlibat penyerangan Lapas Cebongan Sleman pada Sabtu (23/3/2013) dini hari.

Nasionalisme Buta Malaysia Telah Menumpahkan Darah Muslimah dan Anak-Anak Muslim di Sabah

Syabab.Com - Dalam situs resminya National Disaster Risk Reduction and Management Council (NDRRMC) milik pemerintah Filipina merilis laporan terbaru 31 Maret 2013 yang diberitakan banyak media,  bahwa terdapat 944 kepala keluarga atau 4983 jiwa telah mengungsi dari Sabah ke wilayah Basilan, Sulu and Tawi-Tawi (Basulta) di Filipina. Dari 4983 jiwa tersebut sejumlah 2080 jiwa adalah anak-anak selebihnya adalah orang dewasa.  Sebelumnya The Phillipine Star tanggal 11 Maret memberitakan bahwa perempuan hamil dan anak-anak Muslim Filipina yang telah lama tinggal di Sabah juga diburu dan dibunuh oleh militer Malaysia karena dianggap bagian dari suku Tausug, dimana kebanyakan dari suku Tausug adalah anggota Kesultanan Sulu. Begitu pula harian Indonesia, Republika, yang melaporkan seorang bocah berusia belasan tahun tewas setelah ditembak Polisi Malaysia 10 Maret lalu namun ditanggapi enteng oleh Komisaris Polisi wilayah Sabah, Datuk Hamza Taib, dengan menyatakan bahwa bocah tersebut sama saja dengan teroris.

RUU Ormas Jangan Hambat Kewajiban dari Allah SWT

Syabab.Com - Minggu-minggu ini sesuai apa yang direncanakan oleh para anggota DPR bisa dikatakan sebagai detik-detik menentukan pembahasan RUU Ormas. Ironisnya, RUU Ormas draft mutakhir yang sudah jauh berbeda dari draft RUU Ormas versi paling awal yang dipublikasikan di situs DPR, telah memancing reaksi keras dari masyarakat khususnya dari kalangan ormas.

Advertisement
Advertisement

Anak Muda

News image

Aku dan Islam

Syabab.Com - “Jika kamu masih mempunyai banyak pertanyaan, maka kamu belum dikatakan beriman, Iman adalah percaya apa...

Lebih lanjut