Thu05232013

Last update10:44:21 AM GMT

Lakukan Salah Tangkap, Densus 88 Sewenang-wenang

Syabab.Com - Tim Pengacara Muslim Achmad Michdan menuturkan penangkapan terhadap ketiga korban salah tangkap yang dilakukan oleh Densus 88 menyalahi prosedur hukum. Apalagi ketiga orang yang ditangkap Densus 88 Herman, Davit dan Sunarto (Nanto) tidak sama sekali terlibat kasus terorisme. “Ini kecerobohan dari Densus 88,” tuturnya saat konferensi pers, Kamis (1/11) di Kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta. Menurutnya, penangkapan yang dilakukan Densus 88 sewenang-wenang. “Hanya karena mereka kenal dengan Basir mereka ditangkap, dan surat penangkapannya pun dikirim setelah dua hari mereka ditahan,” ujarnya.

TMP mengukapkan pengenalan Herman, Davit dan Nanto dengan Basir dilakukan di dunia maya melalui facebook,” Basir katanya orang Lamongan pergi ke Jakarta untuk mencari kerja, ketiganya sebagia seorang muslim yang baik menampung Basir dirumah masing-masinh, ntah kenapa Herman, Davit dan Nanto ditangkap dan dikaitkan terorisme karena kenal Basir,” ungkap Agmad Michdan.

Davit yang telah di Bebaskan oleh Densus 88 mengatakan dia pun tidak mengenal Basir. “Basir hanya menginap di rumah pas malam takbiran Idul Adha,” tuturnya.

Siapa Basir? TPM berujar tidak mengetahui secara lengkap. Ia hanya menduga kalau Basir merupakan Intelijen,”Kejahatan Cyber Crime yang dikuasai Intelijen sangat memungkinkan itu,” imbuhnya.

TMP akan melanjutkan proses hukum selanjutnya untuk membebaskan Herman dan Nanto yang masih ditahan pihak Densus. [fm/mediaumat/syabab.com]

 

Komentar (1)add comment
0
tim terlatih densus kok salah tangkap ..piyeee
ditulis oleh arnold , 09 November 2012

kok bisa ya? kasihan yg jd korban, POLRI dimanakah tanggung jawabmu ...?
report abuse
vote down
vote up

Votes: +0


Tulis komentar
persempit | perluas
 

busy
Advertisement
Advertisement

Anak Muda

News image

Aku dan Islam

Syabab.Com - “Jika kamu masih mempunyai banyak pertanyaan, maka kamu belum dikatakan beriman, Iman adalah percaya apa...

Lebih lanjut
BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS