Sun05192013

Last update06:49:42 PM GMT

MIC Kota Bogor: Antusiasme Intelektual Muslim Menyongsong Tegaknya Daulah Khilafah Kedua

Syabab.Com - Dr.rer.nat. Sumaryono, M.Sc. (Peneliti di Badan Informasi Geospasial) dalam acara Muslim Intellectual Circle pada hari Sabtu (2/3) yang bertempat di Hotel Pangrango 3 Bogor menegaskan bahwa Credit Sulsee Global Wealth Data Book 2012 menyebutkan hampir seluruh kekayaan dunia dikangkangi oleh negara-negara imperialis. Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya menguasai lebih dari 39% kekayaan dunia. Hanya tersisa 11 % saja yang dibagi untuk Negara dunia ketiga yang rata-rata negeri-negeri muslim. Fenomena inilah yang menjadi indikator semu keberhasilan peradaban yang mendorong negeri-negeri muslim menyontek habis sistem mereka.

“Kondisi faktual saat ini membuktikan hal sebaliknya. Lebih dari 28 juta rakyat AS memerlukan bantuan makanan di tahun 2010 (Congressional Budget Office).  Food Bank, sebuah yayasan amal di Inggris yang memberikan bantuan makanan ‎kepada warga yang sama sekali tak mampu membeli bahan makanan, ‎dalam beberapa waktu terakhir ini kebanjiran permintaan darurat bahan ‎makanan. Padahal Inggris adalah negara dengan kekayaan terbesar kelima di ‎dunia (Daily Telegraph). Secara global sistem contekan Kapitalisme dengan pilar demokrasinya, menjadi biang endemi krisis ekonomi, budaya, moralitas, sosial dan aqidah dengan muara akhir penantian bencana kemanusiaan,” jelas Dr Sumaryono.

Oleh karena itu menurut Dr Sumaryono, kegagalan sistem Kapitalisme sudah menjadi kepastian. Umat manusia saat ini sedang menunggu sistem alternatif yang lebih mampu memanusiakan dan menyejahterakan manusia. “Fajar terbitnya Khilafah ala minhaj nubuwah hanya masalah waktu, dan tinggal siapa yang berhak mendapat kemuliaan dalam memperjuangkan kepastian janji Allah SWT tersebut sebagaimana termaktub dalam hadits riwayat Imam Ahmad dan Al Baihaqi,” tegasnya lagi.

Agenda rutin yang diusung DPP HTI Kota Bogor ini dihadiri oleh kalangan intelektual yang terdiri dari dosen, para profesional dan mahasiswa pasca sarjana. Tema sentral dalam MIC putaran ini adalah “Peran Intelektual Muslim Menyongsong Tegaknya Khilafah.”

Topik diskusi yang berkembang dalam putaran MIC ini berkaitan dengan kedudukan strategis intelektual dalam perjuangan penerapan syariah Islam melalui  penegakan Khilafah, khususnya tentang lokus potensi berdirinya kembali Kekhilafahan dan posisi perjuangannya dengan adanya fakta keragaman perjuangan syariah yang diusung oleh berbagai harakah/partai/organisasi islam.  Antusiasme para intelektual ini membuat waktu berjalan dengan cepat dan tidak terasa waktu yang disediakan sudah habis, penambahan alokasi setengah jam pun belum mencukupinya.  Para intelektual Muslim Kota Bogor sepakat untuk meneruskan kajian ini dalam Focus Group Discussion (FGD) mingguan di kantor DPP HTI Kota Bogor untuk mempertajam persepsi dan meningkatkan kolaborasi gerak perjuangan penegakan khilafah. [rus/htipress/syabab.com]

Komentar (1)add comment
0
MIC BOGOR MANTAP
ditulis oleh Ade Gustiadi , 06 March 2013

Yaa Alloh, Tumbangkan Rezim dan Sistem Busuk Democrazy yang Korup dan zalim ini.
Bantulah dan menangkanlah para syabab Hizbut Tahrir MERUNTUHKAN IDEOLOGI RUSAK DAN MERUSAK YAKNI DEMOKRASI KUFUR ini yaa Alloh.... AMIN

report abuse
vote down
vote up

Votes: +0


Tulis komentar
persempit | perluas
 

busy
Advertisement
Advertisement

Anak Muda

News image

Aku dan Islam

Syabab.Com - “Jika kamu masih mempunyai banyak pertanyaan, maka kamu belum dikatakan beriman, Iman adalah percaya apa...

Lebih lanjut
BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS