Syabab.Com - Terharu atas perjuangan umat Islam yang membelanya, Munarman beruraian air mata saat membacakan pledoi dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta, Senin (20/20/2008). Di dalam pembelaannya itu, Munarman membeberkan adanya segelintir orang yang berupaya memadamkan cahaya Islam, mereka itu sedang memaksakan sistem sekular kepada umat Islam. Di samping itu ia sampaikan sebab-sebab kegagalan umat Islam belum mendapatkan hasil kemenangan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pembela dan penasihat hukum yang sama sekali tanpa honorarium bahkan mengeluarkan biaya-biaya untuk saya," ujar Munarman seperti dilansir detik News.
Sambil tersendu-sendu, Munarman juga mengucapkan terima kasih kepada umat Islam dan rekan seperjuangannya.
"Kepada ikhwan-ikhwan seperjuangan yang telah memberikan dukungan moril dan materiil saya ucapkan terima kasih," sebut Munarman dengan tersendu-sendu.
Setelah sempat terdiam beberapa saat, Munarman kembali kemudian menyampaikan pesan. "Jangan berhenti menegakkan agama Allah buat istri dan ketiga anak tercinta. Dan dengan ikhlas menghadapi cobaan hidup ini. Saya minta serahkan segalanya kepada Allah," jelasnya.
Segelintir Orang Paksakan Sistem Sekular
Dalam pembelaannya itu, Munarman mengutip salah satu ayat Al-Quran dalam Surat At-Taubah ayat 32 - 33.
Seperti ayat di atas, dia menyebutkan adanya segelintir orang yang berkehendak untuk memadamkan cahaya (agama) Allah dengan ucapan-ucapan mereka. Munarman, yakin bahwa al-Quran sebagai petunjuk merupakan sumber kebenaran.
"Inilah yang saat ini tengah dilakukan oleh kelompok Ahmadiyah dan segelintir orang yang tergabung dalam AKKBB dengan dukungan negara-negara kuffar. Mereka telah menempatkan akal mereka sebagai Tuhan Bagi kalangan mereka, mereka sedang memaksakan sistem kehidupan sekuler liberal menjadi sistem kehidupan umat Islam," kata Munarman.
Dengan tegas, Munarman mengatakan bahwa umat Islam tidaklah berdiam diri menghadapi serbuan faham, pemikiran ataupun sistem yang dipaksakan oleh segelintir orang tersebut. Hanya saja, menurutnya, kemenangan itu belum menunjukkan hasil. Dia juga menyampaikan sebab-sebab kegagalan tersebut.
"Kegagalan berbagai macam upaya untuk membangkitkan kaum Muslimin, dapat dikembalikan pada tiga hal: pertama, tidak adanya pemahaman yang mendalam mengenai fikrah Islamiyah (pemikiran dan faham) di kalangan para aktivis kebangkitan Islam. Kedua, tidak adanya gambaran yang jelas mengenai thariqah Islamiyah (metoda dan sistem pelaksanaan) dalam menerapkan fikrah; dan yang ketiga, tidak adanya usaha untuk menjalin fikrah Islamiyah dengan thariqah Islamiyah sebagai satu hubungan yang solid yang tidak mungkin terpisahkan," kata Munarman. [h/dtk/si/syabab.com]





Syabab.Com - Secara fitrah, menikah akan memberikan ketenangan (ithmi'nân/ thuma’nînah) bagi setiap manusia, asalkan pernikahannya dilakukan sesuai dengan aturan Alla...
Syabab.Com - Kaum muslim yang sudah menginjak akil baligh wajib menempuh keimanan dengan jalan yang benar. Dengan memahami jalan menuju iman yang benar akan membentuk kei...